Sering Menunda Pekerjaan: 4 Alasan Ini Wajib Ketahui
Sering menunda pekerjaan mungkin saja sudah menjadi kebiasaan bertahun-tahun lamanya, tetapi banyak orang yang terkadang tidak menyadarinya. Berbagai pekerjaan yang biasanya selesai dalam waktu yang singkat namun telah tertunda menjadi berhari-hari.
Ya, pada awalnya sih mungkin tidak ada masalah. Kita merasa bahwa kita masih memiliki waktu sehingga pekerjaan tersebut dapat dilakukan nanti atau besok.
![]() |
| Ilustrasi Gambar: Sering menunda pekerjaan |
Namun, dengan berjalannya waktu pekerjaan yang dulunya terasa ringan kini bisa menjadi berat. Pada tahap ini, kita sering merasa terburu-buru, konsentrasi hilang, bahkan merasa kesal kepada diri kita sendiri karena tidak mengerjakannya sejak awal.
Sering menunda pekerjaan juga tidak selalu dikarenakan adanya rasa malas. Ada banyak alasan lainnya yang mendorong kita untuk memilih menunda. Ya, sepertinya hal ini juga sering kita lakukan di rumah.
Selain itu, ada juga orang yang menunda pekerjaan karena ia merasa sulit, bingung dan tidak tahu harus memulainya dari mana. Ya, begitulah, tidak semua orang memiliki kemampuan yang cukup, apalagi jika harus bekerja dengan cepat.
Mengapa Sering Menunda Pekerjaan?
Mengapa ada orang yang suka menunda pekerjaan? Jawabannya tentu sangat beragam, karena setiap orang memiliki kebiasaan dan cara kerja yang berbeda. Bahkan saya sendiri juga sering menunda beberapa pekerjaan, jadi hal ini cukup wajar.
Ada kalanya godaan utama menyelesaikan pekerjaan adalah karena ingin bermain gadget. Misalnya kita membuka ponsel dan hanya sekedar untuk melihat media sosial, tetapi malah kebablasan. Tanpa disadari waktu berjalan begitu cepat dan akhirnya kita menjadi malas untuk mengerjakan pekerjaan tersebut.
Oleh karena itu, kebiasaan menunda perlu kita pelajari lebih lanjut. Jika kamu sering menunda Pekerjaan, 4 alasan ini wajib untuk kamu ketahui dan pelajari.
Sering Menunda Pekerjaan
Beberapa alasan menunda pekerjaan dapat terjadi dikarenakan berbagai situasi yang terjadi di sekitar kita. Misalnya ada pekerjaan yang lebih penting untuk dikerjakan atau kita memang sedang tidak fokus.
Terkadang kita memang memiliki niat untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut, tetapi secara mental masih belum siap untuk melakukan pekerjaan tersebut. Karena itu, ada 4 hal penting yang akan kita bahas mengenal ini.
1. Tidak Fokus dan Malas
Terlalu tidak fokus dan rasa malas menjadi alasan utama mengapa berbgai pekerjaan belum mulai dan sering tertunda. Meskipun telah duduk di depan laptop atau sudah mempersiapkan segala hal yang diperlukan, namun pikiran tersebut justru melambung dan melayang di mana-mana.
Baru saja mulai beberapa menit bekerja, namun tangan tersebut sudah ingin mencari-cari ponsel dan update status. Belum lagi ada pesan yang belum terbaca, ada media sosial yang perlu dikunjungi atau ada video pendek yang sayang untuk dilewatkan.
Dengan begitu, waktu yang biasanya digunakan untuk bekerja menjadi terbuang dengan sia-sia. Pertimbangan seperti itu memang cukup sering terjadi pada kehidupan kita sehari-hari.
Jika memang fokus mudah teralihkan dengan hal-hal lain, maka pekerjaan pun akan menjadi terasa lebih lama. Membaca satu bagian dari sebuah dokumen, kemudian berhenti sejenak untuk melakukan hal lain.
Lebih dari itu, malas dapat terjadi karena pekerjaan tersebut membosankan dan tidak memberikan dampak bagi gaji atau karier kita. Betul apa betul, hehehe. Ini bisa berarti penyelesaian suatu laporan, analisis data atau laporan keuangan, yang memakan waktu yang cukup lama.
Ya, kita tahu bahwa pekerjaan tersebut memang sangat penting, tetapi ada sesuatu di dalam diri kita yang membuat kita malas menyelesaikannya.
Berhenti sejenak dan beristirahat memang merupakan hal yang wajar, tetapi apabila hal ini dilakukan secara berkelanjutan, maka pekerjaan tersebut tidak akan pernah terselesaikan.
Maka akhirnya, tidak fokus dan malas merupakan alasan yang sempurna untuk menunda berbagai pekerjaan. Tentu saja, ini bukanlah hal yang baik, setiap pekerjaan membutuhkan sebuah tanggung jawab.
Karena itu, kita bisa mulai dengan mengenali bagaimana hal tersebut mengalihkan fokus kita dan apa yang membuat pekerjaan tersebut menjadi sulit.
Dan dari situ, kita dapat mengambil langkah kecil yang pertama. Kadang-kadang kita tidak membutuhkan banyak motivasi.
Kita hanya perlu menghilangkan gangguan tersebut, menetapkan pekerjaan dan kemudian bekerja pada pekerjaan tersebut secara bertahap.
2. Bingung Harus Mulai dari Mana
Bingung harus mulai dari mana? Mungkin kita pernah berada posisi seperti ini. Ketika pekerjaan menumpuk, kita bingung, mana yang harus lebih dulu dikerjakan.
Keadaan seperti ini bisa muncul pada tugas atau pekerjaan yang sangat sederhana sekali. Contohnya, ketika kita ingin membersihkan kamar.
Melihat semua benda yang bertebaran, kita jadi bingung harus mulai membersihkannya dari pakaian, meja, atau lemari. Keadaan yang sama juga berlaku ketika kita melaksanakan suatu tugas atau pekerjaan di kantor.
Coba cari tugas pekerjaan yang paling mudah. Jangan langsung memikirkan bagaimana cara melakukan semua itu sekaligus. Apabila kita harus menulis, kita dapat mulai dengan mencatat beberapa pemikiran yang ada di pikiran kita.
Contohnya, kalau tugas yang harus kita lakukan adalah membersihkan rumah, mulailah dari satu bagian saja. Biasanya, setelah kita memulai, pikiran kita akan menjadi lebih tenang dan langkah-langkah selanjutnya pun jadi lebih jelas.
Tugas yang awalnya tampak sulit pun akan dapat kita kerjakan. Jadi, tidak selalu harus ada rencana yang sempurna untuk memulai suatu hal. Begitu kita cukup mulai dari langkah kecil saja.
3. Masih Ada Waktu di Lain Hari
"Besok saja, masih ada waktu." Ini adalah kalimat yang sering disebutkan ketika kita memandang pekerjaan yang belum dilakukan. Bahwa masih bisa dikerjakan hari ini, tetapi karena rasa deadline masih lama, mak kita memilih untuk menunda menyelesaikannya.
Saat itu, tidak ada yang kelihatannya menjadi masalah. Malahan, kita merasa lebih lega karena berpikir dapat melakukannya besok.
Namun, besok juga mungkin akan datang dengan kesibukan lain. Dapat ada pekerjaan lain yang menunggu kita, atau mungkin kita harus mengurus hal-hal penting lainnya, atau bahkan merasa lelah dari aktivitas selama seharian.
Pekerjaan yang telah ditunda kemarin kembali masuk ke dalam daftar pekerjaan kita. Apabila terus seperti itu, hal-hal kecil dapat mulai menumpuk tanpa kita sadari.
Menunda sehari tidak terlihat sebagai sesuatu yang berbahaya. Namun, apabila terus menunda setiap harinya, waktu yang seharusnya lebih dari cukup menjadi terbatas.
Kita akan menghabiskan waktunya menuntaskan beberapa pekerjaan secara bersamaan dan dalam keadaan terburu-buru.
Akhirnya, hasil yang didapatkan juga mungkin belum tentu sebaik jika dikerjakan dalam kondisi tenang.
Tidak berarti semua pekerjaan harus segera diselesaikan. Kadang-kadang kita memang membutuhkan istirahat atau pengaturan waktu kita. Yang penting adalah alasan kita menundanya.
Menunda boleh jadi merupakan opsi bagus jika ada pekerjaan lain yang lebih mendesak. Namun, apabila alasannya "masih ada waktu," sudah waktunya untuk mengerjakan apa yang perlu dikerjakan.
4. Sibuk Bermain Media Sosial
Pada umumnya, media sosial cenderung membuat kita kehilangan track waktu. Awalnya, niat kita adalah melihat sebentar-sebentar posting sebelum kita bekerja.
Lalu kita ambil telepon, membaca komentar, dan melihat video lainnya. Namun tanpa disadari, waktu yang semestinya kita gunakan untuk bekerja pun telah lenyap.
Hal ini bukanlah hal sulit karena pada media sosial ada banyak hal yang menarik. Tiap kali kita menggulir, pasti ada hal-hal baru yang menarik perhatian kita.
Mulai dari berita, foto teman kita, video yang lucu, cerita orang, dan informasi lainnya yang bisa membangkitkan rasa penasaran kita.
Sementara kita menghabiskan waktu, padahal sebenarnya tidak hanya beberapa menit saja, melainkan setengah jam atau lebih.
Bahkan ketika kita kembali kerja, sulit bagi kita untuk langsung berkonsentrasi. Hal itu dikarenakan kita masih membayangkan apa saja yang kita lihat. Terkadang, ketika kita merasa bosan saat bekerja, kita malah kembali ke media sosial tersebut.
Inilah kebiasan-kebiasaan yang terjadi dalam hidup kita. Melihat media sosial bukanlah hal salah, tetapi menempatkan waktu secara tepat jauh lebih penting.
Yang paling penting adalah kita bisa menggunakan waktu dengan cermat dan bijaksana. Jika sedang bekerja seharusnya kita fokus terhadap pekerjaan dan tugas-tugas yang harus dilakukan. Bukan membuka ponsel dan bermain media sosial.
Kami tidak perlu membuat aturan yang rumit dalam hidup kita. Cukup dengan langkah-langkah sederhana saja, yakni mengatur waktu dengan cermat.
Hal yang perlu kita lakukan hanya mendedikasikan waktu tertentu untuk berinteraksi dengan media sosial dan lainnya untuk bekerja.
Kesimpulan: Sering Menunda Pekerjaan
Menunda suatu pekerjaan bukanlah yang baik dan ini sering menjadi kebiasaan atau gaya hidup banyak orang. Sering kali kita tidak dapat berkonsentrasi, enggan, malas atau bingung. Bagaimana saya memulai dan menyelesaikan pekerjaan ini?
Meskipun demikian, ada orang-orang yang memang sengaja menunda pekerjaannya karena merasa masih memiliki waktu besok pagi untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.
Selain itu, media sosial juga sering membuat kita tidak bisa fokus. Beberapa ini mungkin terlihat sepele, tetapi jika dilakukan secara berulang-ulang tentu pekerjaan akan semakin banyak. Pada akhirnya kita menjadi malas untuk mengerjakannya.
Karena itu, kita tidak perlu mencoba mengubah semua hal ini sekaligus dalam satu hari. Mulai dengan hal-hal yang kecil. Jika ada suatu pekerjaan yang harus Anda lakukan, lakukan langkah-langkah kecil terlebih dahulu.
Keluarkan semua hal yang bisa mengalihkan fokus dan pikiran, kemudian alokasikan waktu yang cukup untuk mengerjakan pekerjaan kita.
Dengan demikian, kita tidak perlu menunggu sampai kita mempunyai semangat untuk mengerjakannya. Biasanya, kita termotivasi untuk melakukannya setelah kita memulainya.
Akhirnya, waktu yang kita miliki saat ini masih berharga. Salah satu tugas kecil yang kita kerjakan hari ini mungkin bisa mengurangi beban kita esok harinya. Maka dari itu, jika ada tugas yang selama ini kita tinggalkan, kini saatnya kita mengerjakannya.

Posting Komentar untuk " Sering Menunda Pekerjaan: 4 Alasan Ini Wajib Ketahui"
Posting Komentar